oleh

Kontraktor Proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigas D.I Cibeet Cigoha, Diduga Belum Pegang SPK, akan Gunakan Material Tidak sesuai RAB

BOGOR.OKEYBOZ.COM – Tanjungsari, Realisasi Pekerjaan Proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigas D.I Cibeet Cigoha, di Kampung Pasir Kalong, RT.14, RW. 04, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari Disoal. Rabu, (06/10/21). Pasalnya, Diduga pihak pelaksana kegiatan oleh pihak ke-3, penyediaan barang dan jasa (Kontraktor) CV. Haskar Persada, belum mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) dari Dinas PUPR, dan Disinyalir terindikasi akan menggunakan bahan meterial dari lokasi sungai sekitar.

Saat dikonfirmasi awak media dilokasi pekerjaan, pihak Konsultan dari proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi, mengatakan bahwa terkait material yang ada dilokasi tidak diperbolehkan digunakan oleh pelaksana (kontraktor) dalam kegiatan pembangunannya, Pihaknya, kata dia, sebagai pengawasan akan menegur jika pihak pelaksana nantinya menggunakan bahan meterial dari lokasi.

Saya sebagai Konsultan, hanya mengawasi pembangunan ini, kalau material dari lokasi tidak diperbolehkan digunakan, pastinya akan saya tegur jika digunakan, karna disini saya hanya mengawasi dalam pengawasan,” Kata, Konsultan pengawasan, kepada awak media, Rabu, (06/10/21).

Akan tetapi, Sambung Konsultan mengungkapkan, bahwa jika kalaupun bahan material yang dari dilokasi nantinya akan digunakan dalam proyek tersebut, pastinya, sambung dia, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak desa setempat.

kita lihat nanti, soalnya belum berjalan dibangun, tapi kalaupun nantinya digunakan material dari lokasi, bahan meterialnya akan dibeli dari pihak desa, itu baru kemungkinan ya,” Ujar dia.

Saat ditanyai awak media, terkait bahan meterial yang sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pihak konsultan menjelaskan harus menggunakan sesuai dengan standar SNI.

Saya tidak tau RAB nya seperti apa, dan tidak pegang RAB nya, itu adanya di pelaksana. Dan material seperti pasir dan batuan harus standar SNI, lebih jelasnya bisa ditanyakan ke pelaksana langsung,” imbuh dia.

Terpisah, Kepala Desa Antajaya, Andi Pamungkas, saat disambangi, mengungkapkan bahwa dari pihak pelaksana belum adanya tembusan atau pemberitahuan ke pihak desa Antajaya, hanya saja, sambung kepala desa, dirinya pernah bertemu dengan pihak pelaksana dilokasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *