oleh

Catatan Rohmat Selamat, SH., M.kn Masyarakat Lingkar Sawit Morowali Utara Yang Terindas Inginkan Pemerintah Beri Keadilan

BOGOR.OKEYBOZ.COM – Posbakum PWRI, Konflik lahan masyarakat petani sawit dengan perusahaan, akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Yang paling gres, adalah kasus Gusman, seorang petani sawit, warga Desa Koroasu, Kecamatan Mori atas, Kabupaten Morowali Utara. Gusman ditahan, karena dituduh mencuri buah sawit dari lahan miliknya sendiri.

Ironis memang, potret buram ketidak adilan yang dipertontonkan di negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi ini.

Bahwa apa saja, yang ada di atas lahan saya, itu milik saya dan perlu saya tegaskan di sini saya tidak mencuri, karena buah sawit yang saya ambil itu tanaman yang ada di atas lahan saya yang mana surat-surat tanah, PBB ada,” keluh Gusman, Jumat (03/09/2021) dengan nada kesal.

Kisah Gusman tersebut adalah tragedi, tragedi kita bersama. Ketika masyarakat berteriak karena tertindas, banyak yang memilih bungkam, walau sebenarnya nurani bergolak ingin membela mereka, namun tiada berdaya ketika harus berhadapan dengan cengkeraman tangan-tangan kuat, yang turut menikmati gurihnya sawit, yang konon orang menyebutnya dengan emas hijau ini.

Kini masyarakat butuh kehadiran pemerintah pusat, untuk bisa melihat seluruh masyarakat yang ada di seputaran lingkar sawit,

Tetapi ketika ketidakadilan menerpa, semua bungkam kini wajah sendu terlihat di kalangan masyarakat lingkar sawit karena haknya diduga kuat dirampas oleh Perusahaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *