oleh

Webinar Kedua Bogor Okeyboz, Herry Chommbiie dan DPC PWRI Bogor Angkat Isu Donor Plasma Konvalesen.

BOGOR.OKEYBOZ.COM- Bogor, Setahun pandemi Covid-19 berlangsung, jumlah terinfeksi virus corona terus bertambah setiap hari. Meski banyak pasien Covid-19 sembuh, tapi sejauh ini belum ada obat khusus untuk mengobati orang yang terinfeksi virus corona. Salah satu metode pengobatan yang efektif adalah dengan terapi dari donor darah plasma konvalesen.

Namun belum banyak orang yang memahami tentang Donor Darah Plasma, untuk menjawab hal tersebut media bogor.okeyboz.com bersama Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia Bogor (DPC PWRI) dan Herry Chommbiie Channel kembali melakukan Webinar dengan tema “Sulitnya Mendapatkan Donor Plasma Konvalesen” dengan menghadirkan dr. Euis Wulantari.M.EPID dari Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bogor (UTD PMI Kab, Bogor) dan Fahrurozi Koordinator Relawan Donor Darah Bogor pada Sabtu, (24/7/2021).

Banyak masyarakat yang datang ke UTD PMI untuk melakukan donor plasma namun mereka belum memahami apa saja kriteria dan syarat untuk dapat donor plasma, ini kita jelaskan biar semua faham dan tidak kecewa jika sudah mengetahui ada persyaratan tertentu. Kata dr. Euis dalam Webinar bogor.okeyboz.com.

Untuk pengambilan plasma darah konvalesen dan untuk donor lainnya kami mengacu kepada Permenkes 91 tahun 2005, kenapa agar supaya darah yang tersedia itu bermutu terjamin dan aman. Kenapa syarat ini di berikan agar supaya darah yang diterima oleh semua orang yang membutuhkan darah apalagi plasma konvalesen itu adalah aman bagi penerima.” Terang dr. Euis sambil memaparkan materi yang telah dibuatnya.

Download materi Syarat Donor Plasma di https://drive.google.com/file/d/1rJQr1LgLkCQYlEldY42tExg-4GdTxhPa/view?usp=drivesdk

Kriteria dan syarat donor darah plasma konvalesen yang pertama adalah diutamakan laki-laki atau perempuan yang belum pernah hamil dan tidak mempunyai penyakit komorbid, kenapa diutamakan laki-laki? karena rata-rata laki-laki berat badannya kan di atas 55kg, kemudian perempuan yang belum pernah hamil kenapa karena memang kalau kita hamil perempuan itu ada yang masih bertahan di tubuhnya itu HLA (human leukocyte antigen).” tambah dr.Euis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *