oleh

Demo Di Bulan Puasa, Ini Fakta Buruh minta Kenaikan UMSK dan THR Tidak Dicicil.

BOGOR.OKEYBOZ.COM – Bertepatan dengan Sidang pertama judical review UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Omnibus Law, para buruh kembali melakukan demo di 150 Kabupten/kota se Indonesia yang di ikuti ribuan buruh dari berbagai macam elemen Serikat Pekerja/buruh.

Begitu juga di kabupaten bogor, para buruh kembali melakukan demo dan audensi di kantor Bupati Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. Rabu (21/4/2021).

Klik untuk Lihat Videonya https://youtu.be/cf0S5BRJ9EQ

Dalam Audensi yang diterima oleh Perwakilan Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dan Kepala Dinas Tenagakerja Kabupaten Bogor, para buruh meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk dapat turut mendukung Perjuangan buruh yaitu medesak Omnibus Law di batalkan.

Komarudin, Ketua FSPMI Bogor menegaskan bahwa aksi buruh ini sengaja dilakukan  bertepatan dengan sidang pertama judical review UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Omnibus Law, para buruh mendesak hakim mahkamah konstitusi (MK) dapat mengabulkan gugatan yang dilakukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan elemen buruh lainnya, baik secara materiil maupun formil.

Selain mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bogor menentukan sikap menolak atau mendukung Omnibus Law, Komarudin juga meminta agar Bupati Bogor segera membuat rekomendasi kenaikan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK) tahun 2021.

“Kami meminta Bupati Bogor segera mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan UMSK 2021 untuk diajukan kepada Gubernur Jawa barat, betul sudah ada Surat Edaran dari Menteri Tenaga  Kerja dan dalam Omnibus Law tidak ada UMSK, tapi yang perlu diketahui bahwa dalam pasal 91a UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja menegaskan bahwa untuk tahun pertama tetap masih menggunakan Undang – undang lama, artinya UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan masih berlaku, PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan masih ada. Oleh karenanya kami meminta Bupati Bogor segera mengeluarkan rekomendasi kenaikan UMSK 2021” tegas Komarudin saat audensi. Rabu, (21/4/2020).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *